Begini Tips Mencuci dan Merawat Kaos Kaki Muslimah dengan Baik dan Benar - Kaos kaki sudah menjadi bagian dari wanita Muslimah dalam menutup aurat. Seorang Muslimah tidak hanya memiliki satu atau dua pasang kaos kaki saja. Memiliki lebih dari satu atau dua adalah sesuatu yang wajar, mengingat dalam setiap hari seorang Muslimah harus mengganti kaos kakinya. Jika pun tidak minimal dua hari sekali harus sudah berganti kaos kaki. Muslimah bisa menyesuaikan dengan bagaimana tingkat aktivitasnya untuk mengganti kaos kakinya. Terlebih jika sedang cuaca sedang tidak menentu, akan menjadi permasalahan besar bagi seorang Muslimah yang hanya memiliki sedikit stock atau cadangan kaos kaki di lemarinya, iya kan? Akan timbul kalimat ’’wah kaos kakiku belum kering, nih. Gimana ya besok?” dan kalimat lainnya. Belum lagi jika kaos kakinya bermasalah seperti mulur, atau adanya noda membandel, maka akan semakin menambah pelik permasalahannya dan mencari bagaimana caranya agar kaos kaki tidak mudah melar dan tahan lama? Yuk, simak beberapa tipsnya mencuci dan merawat kaos kakimu, saliha.
1. Sortir
kaos kaki yang hendak dicuci.
Jika kaos kaki yang akan dicuci cukup
banyak, maka hal pertama yang dilakukan adalah pisahkan terlebih dahulu kaos
kaki putih dengan kaos kaki berwarna. Cuci kaos kaki tersebut secara terpisah
atau bergantian guna menghindari kaos kaki berwarna tersebut luntur dan
mengenai yang putih. Disisi lain, langkah ini dapat membantu menjaga ketahanan
warna dari kaos kaki sehingga tidak mudah pudar warnanya.
2. Rendam
kaos kaki dengan air saja, tidak menggunakan detergen
Ketika merendam kaos kaki tanpa menggunakan detergen
dan hanya menggunakan air saja dipercaya dapat melunturkan noda yang ada di
kaos kaki. Merendam kaos kaki hanya menggunakan air tanpa detergen juga dapat
membuat tekstur dari kaos kaki atau tidak mudah melar. Gunakan air biasa saja
ketika akan merendam, hindari penggunaan air panas atau air hangat karena dapat
membuat kaos kaki menjadi lebih mudah melar. Jika ingin menggunakan air hangat
pastikan hanya untuk merendam kaos kaki yang dirasa sangat kotor atau noda
membandel yang sulit untuk dihilangkan jika hanya merendam dengan air biasa.
3. Ganti
detergen dengan sabun batangan untuk cuci kaos kaki
Saat mencuci kaos kaki lebih baik
menggunakan sabun batangan yang biasa digunakan untuk mandi dari pada
menggunakan detergen. Mengapa demikian? Sabun bantangan akan lebih mudah
menghilangkan noda yang ada pada kaos kaki. Cara membersihkannya juga mudah,
cukup gosok-gosok sabun batang pada bagian kaos kaki yang kotor atau terkena
noda. Setelah itu bisa sedikit gosok dengan lembut alas dikucek menggunakan
tangan hingga terlihat bersih. Jika sudah bersih bisa langsung di bilas
menggunakan air bersih.
Disclaimer:
gunakan
sabun batang yang berbeda dengan sabun batangan yang digunakan untuk mandi.
Berikan sabun batangan yang khusus untuk mencuci kaos kaki saja untuk mencegah adanya
transfer bakteri.
4. Cuci
gunakan tangan dari pada mesin cuci.
Bahan kaos kaki yang cukup lentur, maka
akan lebih baik jika mencuci kaos kaki kotor dengan menggunakan tangan saja
dari pada menggunakan mesin cuci. Mencuci menggunakan tangan tentunya akan
lebih mudah melihat tingkat kebersihan hasil cucian kaos kaki yang dimiliki.
Jika dirasa masih ada noda yang belum hilang maka akan lebih dikucek lagi agar
noda dapat menghilang dengan tuntas. Sehingga tidak menyisakan noda ketika
dibilas. Mencuci menggunakan tangan jika hanya mencuci kaos kaki juga dapat
menghemat listrik di rumah saliha lho, hehe
5. Hindari
terkena paparan sinar matahari ketika menjemur kaos kaki
Setelah selesai proses pencucian kaos kaki
saatnya menjemur kaos kaki yang sudah dibilas hingga bersih tanpa menyisakan
busa sabun. Tujuan menjemur kaos kaki tentu agar kaos kaki kering dan dapat
digunakan kembali, kan. Jemur kaos kaki menggunakan menjepit bagian
atasnya saja pada tali jemuran. Hal yang penting, tidak menjemur kaos kaki
langsung dibawah sinar matahari langsung karena dapat mempercepat kaos kaki
menjadi lebih melar. Kaos kaki bisa kering dengan di anginin saja tanpa
terkena sinar matahari langsung. Serta pastikan keika menjemur kaos kaki dalam
kondisi bagian dalam berada diluar alias di balik, ya!
6. Kaos
kaki kering jangan disetrika
Last but not least, agar kaos kaki lebih tahan lama jangan menyetrika kaos kaki yang sudah kering. Hal tersebut adalah agar menghindari kaos kaki mudah melar. Radiasi panas yang diberikan setrika dapat membuat serat bahan atau tekstur dari kaos kaki membesar. Jadi lebih baik jika sudah kering langsung dilipat atau digulung setiap pasang kaos kaki agar tidak ada pasangan yang hilang atau terpisah. Simpan kaos kaki pada lemari atau dapat mengelola dengan memasukkan ke dalam laci khusus penyimpanan kaos kaki.
Dengan demikian ada enam
tips cara mencuci dan merawat kaos kaki Muslimah dengan baik dan benar agar
lebih tahan lama. Sayangilah kaos kaki dengan memberi perawatan terbaik! Mulai
saat ini pakai kaos kaki dari Pake Kasut, ya saliha! Bisa mengunjungi social
media kami di Instagram @pakekasut_ atau menghubungi admin di WhatsApp 085601457659

Komentar
Posting Komentar